Desa Kendaga, 13 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Bidang Lingkungan telah menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC)" dan "Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan" di Desa Kendaga, Kecamatan Banjarmangu. Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) serta ibu-ibu kader yang merupakan perwakilan dari Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 dengan didampingi Ketua Kader, Ibu Salimah. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UNSOED yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik menjadi produk yang bernilai guna.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan. Materi yang disampaikan mencakup manfaat Pupuk Organik Cair (POC) bagi pertumbuhan tanaman, potensi pemanfaatannya sebagai alternatif pupuk yang ramah lingkungan, serta peluang pengembangannya sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat desa.
Usai penyampaian materi, peserta mengikuti praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) secara langsung. Praktik dimulai dari proses pemilihan dan pencacahan limbah organik, dilanjutkan dengan pencampuran bahan menggunakan gula merah atau molase serta aktivator EM4, kemudian diakhiri dengan proses fermentasi selama kurang lebih 10–14 hari. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai teknik penyaringan, penyimpanan hasil fermentasi, dan cara pengaplikasian POC pada tanaman agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif Kelompok Wanita Tani dan ibu-ibu kader dalam setiap tahapan kegiatan. Seluruh peserta berpartisipasi mulai dari proses pencacahan bahan hingga diskusi mengenai berbagai kendala yang sering dihadapi dalam kegiatan pertanian sehari-hari. Kehadiran perwakilan dari tiga dusun diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi sehingga pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami konsep pengelolaan limbah organik dan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri di rumah maupun dalam kegiatan kelompok tani. Pemanfaatan limbah organik secara berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membuka peluang terciptanya nilai ekonomi baru bagi masyarakat Desa Kendaga melalui produksi pupuk organik yang ramah lingkungan.